Chandra Ekajaya Hormati Proses


 Pebisnis senior seperti Chandra Ekajaya mempunyai prinsip bahwa pengusaha sejati adalah orang yang tidak senang menggunakan jalan pintas dalam berproses. Baru setelah ia mengerti dan memahami bagaimana jalannya suatu proses, maka boleh ia menggunakan jalan pintas atau shortcut. Tetapi yang perlu diingat adalah substansi dan esensinya. Untuk mengerti dan memahami bagaimana berjalannya suatu proses diperlukan pengalaman. Apalagi pengusaha muda asal Malang, Jawa Timur ini juga berpendapat bahwa standar kesuksesan masing-masing orang berbeda. Maka dari itu, tingkat kesuksesan tidak akan pernah mampu dikukur menggunakan standar peraihan kepemilikan. 
Menurutnya, kesuksesan justru bisa diukur dengan saling berbagi dan berkontribusi aktif bagi sesama manusia, baik dalam ukuran daerah, bangsa, dan negara. Meskipun masih muda, tetapi karena jiwanya matang, maka Chandra Ekajaya berani menyuarakan pendapatnya bahwa kerelaan adalah satu-satunya cara untuk mengukur standar kesuksesan seseorang. Tentu saja tidak semua pengusaha ataupun pebisnis berani mengatakan pendapat yang sedemikian berani.

Pengusaha Chandra Ekajaya


Dengan prinsip pantang menggunakan jalan pintas, ChandraEkajaya benar-benar dapat menikmati kesuksesan versinya. Ia merasa sedang karena di sela-sela kegiatannya bekerja, ia mampu membantu orang-orang tua yang sudah tidak dirawat lagi oleh anak-anaknya. Ia memindahkan mereka ke panti jompo miliknya. Ia memberikan fasilitas dan pelayanan yang sangat istimewa kepada orang-orang tua tersebut. Baginya, orang tua merupakan sosok yang paling berjasa dalam kehidupan ini. Bila tidak ada orang tua maka tidak akan ada generasi selanjutnya yang melanjutkan kehidupan dan memperindah dunia yang sudah indah ini. 
Kemudian pengusaha Chandra Ekajaya pun juga memelihara para anak-anak terlantar. Sebab masa depan bangsa dan negara ini berada di tangan dan pundak mereka. Maka sebagai generasi yang sedang mengisi peradaban, ia harus bertanggungjawab kepada nenek moyang dan anak cucunya. Ia pun berkeinginan untuk mendidik anak-anak tersebut supaya berani untuk bermimpi dan meraih apa yang mereka cita-citakan. Tidak harus semuanya menjadi pengusaha, sebab setiap anak adalah istimewa. Mereka mempunyai potensi dan bakat yang berbeda. Bila ini dapat dipadupadankan maka akan tercipta dunia yang indah.
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Thanks for your comment