Pengusaha Chandra Ekajaya Kenalkan Produk Oli Berkualitas Bernama Oil Crot

Hanya satu kata: Crot! Ini bukanlah hal yang ngeres atau serius. Terdengar aneh dan sepertinya berada di luar batas manusia. Bahkan alien yang bersembunyi dari keramaian pun harus dikalahkan dengan nama tersebut. Jika kebanyakan artis dangdut beramai-ramai mengembangkan bisnis kuliner maupun fashion, berbeda dengan lelaki satu ini. Pengusaha yang amat nyentrik dengan rambut ala Bob Marley ini sangatlah dikenal di kalangan dunia bisnis Indonesia. Ya, dialah pengusaha muda Chandra Ekajaya. Parasnya yang tampan dan bisnisnya yang kini merajalela, mulai dari bisnis fashion hingga kuliner. Nah, kali ini ia berbeda dari kebanyakan para artis, dimana lelaki yang menyebut dirinya ganteng tersebut justru malah membuka sebuah bisnis di luar pemikiran para pebisnis konvensional. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur itu pun kini membuka sebuah usaha bernama Oil Crot.

Oil Crot Buatan Chandra Ekajaya dan Edi Yosfi Mandalaguna

 
Tak hanya cukong dan mafia minyak saja yang bisa mengembangkan bisnis tersebut. Oil dalam hal ini adalah Oli, tapi karena dalam penyebutan akta perusahaan dan kesalahan membuat brand bisnis, nama bisnisnya pun menjadi oil crot. Slogannya pun unik, tinggal crot langsung gas poll…, tak tanggung-tanggung pembalap seperti Valentino Rossi pun mempopulerkan bisnis milik pengusaha muda kreatif ini. Dalam salah satu iklannya, Valentino Rossi berkendara dengan motornya dan membawa sebotol oil dari produk oil crot tersebut bahwa merupakan produk rumahan paling berkelas.

Chandra Ekajaya mengaku bahwa bisnis tersebut ia dapatkan selepas ia bosan membuka bisnis yang konvensional. Kini, ia pun mencoba peruntungan dalam bisnis oil yang mungkin hanya orang tertentu yang berani membuka bisnis tersebut. Oil Crot dikemas dalam sebuah botol ukuran 1,5 liter dengan harga yang sangat terjangkau. Ia pun memberikan garansi kepada para konsumennya ketika mereka komplain akan hasil yang diberikan oleh motor selepas menggunakan oil crot.

Ia menceritakan bahwa oli tersebut dibuatnya dengan melakukan eksperimen kimia bersama salah satu temannya bernama Edi Yosfi Mandalaguna, seorang pakar kimia asal Cilegon. Lulusan Universitas Swasta tersebut mengaku mendapatkan rumusan membuat oli dari pelajaran dasar fisika untuk mata kuliah di kampusnya. Berbekal pertemanan maka didirikanlah sebuah produk bisnis dengan label Oil Crot.

Mandalaguna menjelaskan bahwa sebenarnya minyak dasar itu terbagi menjadi dua jenis, dimana yang pertama minyak dasarnya diambil dari hasil pertambangan atau pengolahan minyak bumi, kemudian dipadukan dengan zat aditif sehingga menghasilkan pelumas mineral, sebuah hasil yang digunakan untuk membuat oil crot. Ia yakin kadar yang diberikan oleh minyak tersebut sangatlah baik bagi mesin. Oli sintetis tersebut cenderung tidak mengandung karbon reaktif, dan didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibadingkan dengan oli mineral pada umumnya.

Selain itu, pada oil crot tersebut memiliki daya oksidasi yang mampu menahan tingginya temperature udara masuk, sehingga mengurangi resiko kontaminasi terhadap oli. Di samping itu pula, Viscosity Grade untuk produk ini pun masuk pada angka standar SAE yaitu 40-50. Kelebihan dari Oil Crot pun mampu memberikan stabilisasi terhadap temperature tinggi, mengontrol endapan karbon pada mesin, tahan terhadap oksidasi, mengurangi terjadinya gesekan, serta mengandung detergen yang lebih baik sebagai upaya untuk membersihkan mesin dari kerak.

Pada Oil Crot pula, juga mampu memberikan lapisan film tipis yang ada pada komponen logam yang bergerak untuk mengurangi gesekan antar komponen sehinga suara mesin pun lebih halus dan tarikannya juga lebih mantap. Intinya, produk ini pun menjadi produk oli unggulan dari anak bangsa. Besarnya pengguna kendaraan sepeda motor di Indonesia, Chandra Ekajaya dan Edi Yosfi Mandalaguna pun sudah memprediksi bahwa ia akan sukses dengan oil tersebut karena selain murah juga memiliki kualitas yang luar biasa.

Pada mulanya mereka berdua membuka sebuah bisnis spare part dan jasa modifikasi motor, namun upaya tersebut pun tak membuahkan hasil. Saham yang dimiliki mereka berdua pun harus alih tangan kepada pemilik lainnya dan kini usaha bengkelnya tersebut harus gulung tikar. Mereka pun akhirnya berpikir keras dan bertemulah pada bisnis yang sebenarnya merupakan passionya, yaitu membuat oli. Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang pengusaha tulen, sementara Edi Yosfi Mandalaguna merupakan seorang ahli kimia. Mereka pun memutuskan untuk membuat sebuah produk sintetis yang sangat berkualitas tinggi namun memiliki harga yang sangat terjangkau.

Kualitas dan harga yang pas pun akhirnya membuat oli tersebut langsung laris di pasaran. Distribusi oil crot pun sudah melenggang hingga kancah dunia dengan mengalahkan produk-produk oli yang terpercaya sebelumnya. Selain itu brand yang digunakan oleh Oil Crot pun tak tanggung-tanggung, mulai dari pembalap dunia sekelas Valentino Rossi hingga artis seksi yang doyan motor seperti Pamela Anderson.

Kini Oil Crot telah menjadi produk oli kenamaan sekaligus menambah kredibilitas Indonesia dalam industri otomotif di mata dunia semakin terpandang. Oil Crot membantu para konsumen-konsumennya untuk mendapatkan kenyamanan dalam berkendara sekaligus menjaga keawetan dari mesin sepeda motor. Kabarnya Oil Crot juga telah membuka pabrik besarnya di salah satu kota industri di Indonesia baik di pulau Jawa maupun luar Jawa. Pabrik tersebut memiliki karyawan hingga ratusan. Meski terbilang kecil, business plan yang dibuat oleh Chandra Ekajaya pun memiliki keakuratan yang sangat tepat jika dilihat dari segi pendapatan dan peningkatan konsumen dalam mempercayakan mesin motornya untuk dijaga oleh Oil Crot.

Seperti tagline yang sudah disebutkan tadi, Oil Crot, tinggal crot langsung gas poll berhasil menyihir para pecinta balapan motor. Meski hanya dikenal di sirkuit kelas jalanan, para pembalap liar pun juga mengaku bahwa produk tersebut sangatlah membantu mesin mereka ketika menggeber motor kesayangannya. Dijual dengan berbagai ukuran, harga untuk tiap ukuran pun berbeda-beda, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 75 ribu. Setiap bulannya, bisnis ini berhasil memberikan pemasukan perusahaan hingga milyaran rupiah.

Kunci kesuksesan yang dipegang teguh oleh pengusaha Chandra Ekajaya mengenalkan produk ini dengan berbagai cara yang diantaranya membuat brand awareness, business plan, dan membuat brand ambassador untuk produk oli kenamaan tersebut. Usaha dalam bisnis ini pun juga tergolong masih baru, namun sudah memberikan nilai positif secara perhitungan untung rugi. Selain dikenal di masyarakat umum, lelaki kelahiran Malang tersebut berencana untuk membuat terobosan baru di bidang piranti motor seperti sekrup, spion, knalpot, dan sebagainya untuk mempopulerkan perusahaannya PT. Crot Oil di mata dunia. Ke depan, bisnis tersebut akan dikembangkan sesuai dengan pendapatan yang masuk dalam bisnis oli tersebut. Ya, itulah kisah menarik dari dua pengusaha tersebut menerbitkan Oil Crot. Nah, selanjutnya kamu yang akan sukses. Jadi, sudahkah kalian siap untuk menjadi pengusaha sukses seperti mereka? Mari buktikan! Salam entrepreneur!



Previous
Next Post »
Thanks for your comment