Yohanes Chandra Ekajaya Raup Jutaan Rupiah Dari Rendang Sapi dan Jengkol Kemasan


YohanesChandra Ekajaya seorang pengusaha dan pebisnis sukses  Indonesia, peluang memang bisa datang darimana saja. Terlebih ketika kita mau berkreasi dan kreatif melihat peluang pasaran. Bisnis makanan menjadikan salah satu bisnis yang sangat menjanjikan saat ini.

Yohanes Chandra Ekajaya, seorang pengusaha yang berkecimpung di bisnis makanan, Yohanes Chandra Ekajaya membuat terobosan baru dalam usahanya. Pria yang telah menekuni usahanya sejak lama ini, membuat olahan makanan kemasan siap saji yang terdiri dari berbagai pilihan.

Pengusaha YohanesChandra Ekajaya memulai bisnis makanan siap saji seperti rendang sapi, semur sapi, kare, opor, dan rendang jengkol. Makanan ini bisa dimakan secara langsung atau sering disebut sebagai makanan siap saji, yang dikemas dan mampu bertahan lebih lama. Chandra mengawali bisnisnya ini setelah melalukan riset yang panjang pada awal tahun 2010, Melihat kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar menyantap makanan siap saji menjadikan dasar membuat bisnis olahan makanan siap saji.

Jenis makanan yang diproduksi saat ini terdiri dari 5 jenis makanan khas nusantara dengan kisaran harga Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Di tahun ini, Chandra berkeinginan untuk menambah varian produknya yang lebih ekonomis dan variatif.

“Untuk saat ini baru 5 jenis saja yang  dijual kisaran harga dari Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Kalau rendang sapi ya Rp 40 ribu, kalau daging ayam dan jengkol itu Rp 30 ribu, itu bisa buat porsi 2 sampai 3 orang. Kita juga mau bikin produk baru nanti ada arem-arem kemasan ekonomis buat 1 orang saja kita jual Rp 15 ribu," Ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Omzet yang didapatkan Yohanes Chandra Ekajaya cukup menggiurkan, tiap bulannya bisa mencapai Rp 8 juta sampai Rp 15 juta. Untuk saat ini, produk yang menjadi unggulan yaitu rendang sapi.


Pada tahun ini Yohanes Chandra Ekajaya berharap bisa semakin menambah jumlah produksinya tersebut. Dan pada tahun 2019 mampu mulai merambah pasaran internasional. Hal ini untuk membuat bukan hanya orang Indonesia yang mengetahui makanan khas Indonesia saja, tapi masyarakat dari Negara lain juga mengenal makanan khas Indonesia.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment